Desember 9, 2021

6 Cara Mengelola Operasi Logistik Anda Dengan Efisien

Postingan kali ini akan membahas tentang apa itu operasi logistik dan bagaimana Anda bisa membuatnya efisien.

Tentu saja Anda juga harus tahu apa saja yang mengharuskan Anda untuk terus meningkatkan kinerja logistik Anda. Dan itu juga akan kita bahas di sini. Termasuk apa hal-hal penting yang harus Anda perhatikan dalam operasi logistik Anda.

Sebelum kita masuk ke bahasan penting dan menarik ini, pastikan Anda juga sudah tergabung dengan scmguide telegram channel karena akan banyak lagi postingan bermanfaat dari blog ini yang saya bagikan di sana.

Apa itu operasi logistik?

Operasi logistik adalah bagian penting dari supply chain. Proses ini mengacu pada proses pemindahan barang jadi, mulai dari pabrik sampai tiba di customer akhir.

Keseluruhan proses logistik inbound dan outbound itu mencakup pengelolaan inventory, serta pemenuhan dan pengiriman pesanan.

Manajemen inventory, pergudangan, dan pemenuhan pesanan, semua itu memainkan peran kunci untuk mengoptimalkan proses logistik Anda.

Apa tujuan paling dasar dari manajemen logistik?

Tujuan utama dari manajemen logistik adalah untuk mendapatkan cara paling baik dan paling efektif untuk mentransfer sumber daya dan produk dari tempat asal ke tujuan, dan customer tentu saja.

Aspek penggerak utama dari logistik adalah untuk memenuhi permintaan customer dan menawarkan kesepakatan yang sesuai untuk mempertahankan customer, serta menjangkau customer baru.

Dengan memeriksa data historis dan mengikuti pengangkutan barang secara real-time, manajer logistik bisa meningkatkan proses ini dan mengantisipasi terjadinya segala kemungkinan gangguan.

Jadi, manajemen logistik membantu untuk menawarkan ROI maksimum untuk investasi Anda.

Itu akan meningkatkan layanan customer, meningkatkan nilai merek Anda, serta menciptakan lebih banyak peluang untuk bisnis Anda.

Dan karena ada peningkatan transparansi dalam supply chain, maka Anda akan bisa melihat peluang besar untuk meminimalkan biaya operasional, mempertahankan tingkat inventory yang tepat, dan menciptakan aliran barang paling efektif.

Apa kegiatan utama dalam logistik?

Pemrosesan pesanan

Kegiatan logistik dimulai dari pemrosesan pesanan. Ini mungkin merupakan pekerjaan departemen komersial dalam organisasi Anda.

cara mengelola operasi logistik dengan efisien

Departemen komersial adalah fungsi yang memastikan kalau persyaratan pembayaran dan persyaratan pengiriman sudah customer penuhi, dan kemudian memproses pesanan dari dalam perusahaan.

Pada dasarnya, tim komersial menerima pesanan dari customer dan menempatkan pesanan tersebut ke gudang.

Kalau customer sudah memberikan pembayaran, tim komersial membuat entri ke dalam sistem dan memberi tahu gudang kalau customer sudah memberikan pesanan 10 unit, jadi gudang perlu mengirimkan 10 unit.

Di banyak perusahaan, masuknya komersial juga berarti mengurangi inventory di gudang.

Kalau tim komersial sudah memberikan lampu hijau untuk pesanan pembelian 10 unit, inventory yang tersedia secara otomatis dikurangi 10 unit. Ini akan menghindari terjadinya pemesanan ganda.

Ini merupakan langkah penting dalam kegiatan logistik karena kesalahan apa pun dalam langkah ini (salah memasukkan jumlah, alamat pengiriman, dll.), bisa memengaruhi keseluruhan proses logistik Anda. Jadi, Anda harus benar-benar berhat-hati pada tahap ini.

Material handling

Material handling adalah pergerakan barang di dalam gudang. Ini mencakup penanganan material sedemikian rupa sehingga gudang bisa memproses pesanan secara efisien.

Kedengarannya memang ini seperti tugas biasa. Tapi, ini adalah tugas penting dan aktivitas berkelanjutan di gudang mana pun.

Untuk toko kecil dengan 100 produk, misalnya, sangat gampang untuk memindahkan satu produk dari satu tempat ke tempat lain.

Tapi, kalau toko kecil ini ngga yakin di mana mereka menyimpan produk mereka, penjaga toko harus mencari pesanan dan produk tersebut setiap kali dia menerima pesanan. Dan itu sama sekali bukan operasi yang efisien.

Bayangkan, dia harus mencari ini di semua 100 produk yang dia punya. Dan kemudian dia harus memindahkan produk lain supaya dia bisa memberikan produk yang customer pesan.

Sekarang, kalikan skenario ini dengan 100 kali. Kerugian dalam hal sumber daya dan waktu sangat besar sekali kan?

Gudang perusahaan besar, ukurannya bisa sampai ribuan meter persegi atau mungkin lebih. Bayangkan jumlah material yang mereka simpan di gudang mereka!

Kalau manajer gudang ngga tahu di mana mereka menyimpan barang-barang mereka dan bagaimana dia akan membawanya ke pusat pengiriman gudang, dia akan berada dalam masalah besar. Dan jelas, produktivitas serta efisiensinya akan kena pukulan besar di sini.

cara mengelola operasi logistik dengan efisien

Itulah mengapa material handling merupakan salah satu fungsi penting dari logistik.

Penataan material di dalam gudang dengan baik untuk memudahkan pergerakan dan pengiriman material, merupakan kegiatan penting dalam sebuah manajemen logistik.

Ini bahkan menjadi lebih penting lagi pada saat gudang yang Anda kelola semakin bertambah besar.

Anda mungkin akan butuh bantuan berupa kombinasi robotika, AI, dan manusia untuk penanganan materialnya.

Anda juga pasti suka:

Pergudangan

Kita ambil contoh lain.

Sebuah perusahaan produk konsumen tahan lama yang hadir di banyak negara, punya pusat manufaktur yang terpusat pada satu titik, tapi distribusi mereka ada di seluruh dunia.

Dalam kondisi itu, pergudangan memegang peranan yang sangat besar dan merupakan salah satu kegiatan logistik yang sangat penting.

Hal penting lainnya dalam pergudangan adalah gudang harus dekat dengan dealer atau tempat distributor, dan harus memudahkan pengiriman barang.

Kalau ada produk yang berasal dari perusahaan bermerek, tapi pengirimannya memakan waktu 1 minggu, maka produk ini mungkin ngga banyak bergerak di pasar seperti produk lain yang cuma membutuhkan waktu pengiriman 2 hari meskipun ngga bermerek.

Dengan begitu, masuk akal bagi perusahaan bermerek untuk punya gudang yang lebih dekat dengan pasar, jadi mereka bisa segera mengirimkan barang yang mereka jual.

Begitu sebuah merek memantapkan diri untuk memasarkan produk mereka di wilayah baru, hal pertama yang harus mereka lakukan adalah menyewa gudang baru. Dengan begitu, mereka bisa lebih dekat ke wilayah tersebut dan lebih dekat juga dengan customer akhir.

Lokasi gudang yang tersebar lebih dekat dengan customer juga akan mengurangi tekanan pada gudang induk (gudang besar yang menyimpan sebagian besar produk).

Ketika terjadi puncak permintaan atau kalau ada penurunan produksi, gudang ini bisa menerima tekanan pengiriman, dan mereka bisa menjadi saling bergantung satu sama lain untuk memastikan pengiriman barang ke konsumen secara tepat waktu.

Kontrol inventory

Kalau sebuah perusahaan punya 100 unit produk dalam inventory mereka, tapi permintaan yang ada cuma 10 unit, maka perusahaan tersebut sudah menginvestasikan 90 unit produk dengan sia-sia.

cara mengelola operasi logistik dengan efisien

Ini adalah uang yang sebenarnya bisa mereka gunakan sebagai modal kerja, dan ini juga adalah uang yang bank kenakan bunga.

Di sisi lain, perusahaan lain punya permintaan 500 unit, tapi mereka cuma memproduksi produk sebanyak 200 unit dengan pemikiran kalau permintaan produk mereka akan berkurang.

Sekarang, mereka sudah kehilangan pesanan yang merupakan biaya peluang.

Perusahaan yang sempurna akan menjadi salah satu perusahaan yang sudah memproduksi 100 unit, tahu akan ada 50 unit permintaan tambahan, dan siap bahkan kalau permintaan tersebut berlipat ganda.

Tapi, mereka tetap terus memantau permintaan dan siap untuk itu tanpa banyak berinvestasi di bidang manufaktur.

Dengan contoh di atas, Anda memahami pentingnya pengendalian inventory dalam kegiatan logistik.

Manajemen inventory adalah salah satu fungsi logistik yang paling penting, terutama sesudah penerapan berbagai teknik produksi seperti manufaktur Just In Time, lean manufacturing, atau proses manufaktur lainnya, di mana biaya manajemen inventory diturunkan.

Transportasi

Sekarang kita sampai pada salah satu kegiatan logistik utama yang merupakan salah satu segmen logistik yang paling berat sumber daya dan pendapatannya.

Ada satu alasan mengapa transportasi itu mahal, yaitu bahan bakar.

Baik itu bensin, solar, atau gas, bahan bakar itu mahal. Dan sebagian besar bahan bakar dikonsumsi dalam kegiatan transportasi.

Inilah mengapa perusahaan menghabiskan biaya untuk mengendalikan biaya transportasi, karena transportasi merupakan salah satu biaya variabel paling tinggi bagi perusahaan mana pun.

Transportasi melibatkan pengiriman fisik barang dari perusahaan ke distributor, atau dealer, dan dari dealer ke customer akhir.

Umumnya, perusahaan terlibat cuma sampai terjadi pengiriman ke distributor atau dealer.

Distributor kemudian bertanggung jawab untuk melakukan pengiriman ke customer akhir.

Tapi, transportasi juga merupakan biaya bagi dealer dan itu mengurangi keuntungan mereka.

Karena itu, mau ngga mau perusahaan harus memberikan keuntungan yang lebih tinggi kepada dealer untuk meniadakan biaya transportasi tersebut.

Semakin baik pergudangan dan manajemen inventory suatu perusahaan, semakin rendah juga biaya transportasi bagi perusahaan tersebut.

cara mengelola operasi logistik dengan efisien

Skala ekonomi memainkan peran utama dalam efektivitas biaya transportasi ini.

FMCG mengadopsi metode “breaking the bulk” untuk mengurangi biaya transportasi dan juga untuk meningkatkan fungsi logistik secara keseluruhan.

Kemasan

Ada dua jenis kemasan. Satu yang customer lihat di rak supermarket, atau hypermarket, di mana kemasannya tampak menarik dan membuat customer membeli kemasannya.

Dan yang kedua adalah pengemasan transportasi di mana produk dikemas dalam jumlah besar untuk menghindari kerusakan, atau tumpahan, dan memungkinkan perusahaan untuk mentransfer produk dalam jumlah besar dengan aman dari satu tempat ke tempat lain.

Pengemasan produk menjadi tanggung jawab tim logistik, karena kalau ngga, produk akan sampai ke konsumen akhir dalam keadaan rusak. Dan itu tentu merupakan biaya yang sangat besar bagi perusahaan.

Itulah sebabnya, terutama di pasar ekspor, sejumlah besar biaya perusahaan habiskan untuk aktivitas pengemasan produk ini.

Biaya pengemasan itu sendiri mungkin cuma sekitar 1-2% dari nilai produk. Tapi, kalau itu ngga Anda lakukan dengan tepat selama transportasi, itu bisa mengakibatkan biaya membesar sampai 100% karena adanya kerusakan dan kehilangan produk selama proses logistik.

Anda juga pasti suka:

Apa empat metode untuk mengelola logistik?

Ada empat jenis utama manajemen logistik. Masing-masing menekankan aspek yang berbeda dari proses supply.

Ayo kita lihat.

Manajemen supply dan logistik

Ini melibatkan perencanaan, procurement, dan koordinasi bahan yang dibutuhkan pada waktu tertentu, di tempat tertentu, untuk tujuan tertentu.

Ini termasuk transportasi produk serta tempat untuk menyimpannya.

Selain itu, Anda perlu evaluasi juga tingkat supply pada berbagai tahap proses untuk memastikan kebutuhan customer terpenuhi, misalnya pengiriman bahan ke lokasi konstruksi atau suku cadang untuk pabrik manufaktur.

Distribusi dan pergerakan material

Ini tentang mengambil bahan yang disimpan dan mengangkutnya ke mana barang tersebut harus pergi.

Isu-isu dalam hal ini melibatkan material bergerak, termasuk bongkar muat dan transportasi, serta melacak stok dan bagaimana penggunaannya.

cara mengelola operasi logistik dengan efisien

Jenis manajemen ini mengontrol pergerakan inventory dari gudang pusat ke toko-toko yang menjual produk ke publik.

Logistik dan manajemen produksi

Ini mengelola tahapan menggabungkan inventory yang didistribusikan ke dalam suatu produk, seperti mengoordinasikan apa yang diperlukan untuk membuat atau menyatukan sesuatu.

Ini melibatkan persiapan bahan pada waktu yang tepat untuk bekerja dengan pembuatan suatu produk.

Jenis manajemen logistik ini termasuk dalam bidang manajemen produk.

Reverse logistics dan pengembalian produk

Ini tentang pengelolaan barang yang dikembalikan dari customer.

Misalnya, di lokasi konstruksi, ini melibatkan pemindahan material berlebih dan mengembalikan material tersebut ke dalam inventory.

Ini juga bisa merujuk pada pengembalian produk yang ngga customer inginkan atau gunakan, di mana mereka meminta pengembalian dana.

Apa itu 7R logistik?

7 “Rights” atau “7R” adalah salah satu konsep paling penting dalam manajemen logistik.

Kalau perusahaan jasa logistik ingin unggul dalam fungsinya, mereka harus mengikuti 7R seperti yang bisa Anda lihat di bawah ini.

7R ini memfasilitasi pemindahan dan penyimpanan barang secara efisien, tepat waktu, dan bisa diandalkan.

Ayo kita buka konsep 7R berikut ini.

Right product

Layanan logistik harus punya informasi lengkap tentang jenis produk yang akan mereka kirim.

Pengetahuan produk yang tepat akan membuat proses pengemasan, pergudangan, dan transportasi menjadi lebih gampang.

Misalnya, barang berukuran besar atau berbahaya, tentu akan memerlukan jenis kemasan khusus.

Mendapatkan informasi yang tepat akan mengoptimalkan proses pengiriman barang tersebut secara efisien.

Right customer

Setiap penyedia layanan logistik harus mengetahui target customer-nya.

Kalau barang dijual di pasar yang tepat, akan ada lebih banyak peluang untuk mendapatkan lebih banyak prospek dan customer.

Penyedia layanan logistik bisa menggunakan pemasaran tradisional maupun strategi pemasaran digital untuk menjangkau lebih banyak customer di seluruh dunia.

Right quantity

Ini juga salah satu poin penting untuk Anda ingat.

Tim logistik harus memeriksa kalau kuantitas yang dikirim sesuai dengan permintaan.

Mengetahui jumlah yang tepat akan membantu dengan gampang mengelola semua barang yang perlu dikirim.

cara mengelola operasi logistik dengan efisien

Berkat perkembangan teknologi modern, layanan logistik kini bisa mengelola semua jumlah barang secara efisien, terlepas dari jenis barang yang Anda kelola.

Right condition

Keamanan merupakan faktor penting dalam pengiriman.

Karena itu, penyedia layanan logistik harus memastikan kalau kualitas produk tetap terjaga dan kemasan tetap utuh sampai mencapai pengguna akhir atau customer.

Merupakan tanggung jawab tim logistik untuk menjaga kualitas produk untuk menghindari peningkatan biaya keseluruhan.

Right place

Faktor penting lainnya adalah untuk memastikan produk Anda kirim ke tujuan yang tepat.

Layanan supply chain harus memastikan kalau mereka punya anggota tim yang berpengalaman dan memenuhi syarat untuk mengirimkan barang ke tempat yang tepat.

Perusahaan logistik juga harus menggunakan sistem manajemen transportasi yang efektif, untuk melacak dan mengatur pergerakan material dan produk.

Right time

Waktu adalah faktor penting dalam logistik.

Ngga peduli apa pun tujuannya, untuk mempertahankan keunggulan kompetitif Anda di industri, ngga boleh terjadi keterlambatan dalam pengiriman produk ke konsumen akhir.

Pengiriman tepat waktu ngga cuma akan menghasilkan customer yang puas, tapi juga mengarah ke customer jangka panjang dan loyal.

Right cost

Terakhir, penyedia layanan logistik harus memastikan produk dikirim dengan biaya yang paling sesuai.

Harus ada orang yang menganalisis dinamika industri dan menempatkan produk dan layanan dengan harga yang wajar.

Penganggaran yang tepat ngga cuma akan memastikan keuntungan perusahaan, tapi juga membantu mendapatkan posisi yang baik di pasar.

Apa pendorong utama untuk perbaikan dalam operasi logistik?

Logistik global menjadi semakin rumit.

Kompleksitasnya disebabkan oleh analisis strategis supply chain, sistem manajemen gudang, kolaborasi perusahaan, layanan terkelola, permintaan customer, dan bidang terkait lainnya.

Sebaliknya, perusahaan terus melakukan proses penelitian dan analisis kritis untuk memenuhi tuntutan dan kebutuhan lain untuk pemenuhan target.

Hasilnya memberi perusahaan pandangan atas peluang dan potensi pendorong pertumbuhan.

Sekarang ini, umum bagi organisasi untuk bekerja sama dengan solusi offshoring back office untuk kinerja dan layanan yang sangat baik.

Sebetulnya, ada banyak sumber pertumbuhan, tapi berikut ini adalah 4 pendorong pertumbuhan teratas dalam industri logistik.

Anda juga pasti suka:

Ekspektasi dan permintaan customer

Di industri apa pun perusahaan Anda berada, permintaan dan harapan customer akan selalu menjadi dasar paling penting untuk perbaikan.

Bahkan, keberhasilan bisnis terutama didasarkan pada tingkat kepuasan dari customer, yang terutama condong ke kualitas produk dan layanan Anda.

Perusahaan kemudian beralih ke solusi entri data back office offshoring dan layanan lainnya untuk keunggulan operasional, dukungan customer yang tepat waktu, dan kepatuhan efektif terhadap ekspektasi konsumen di mana pun di seluruh dunia.

Pertumbuhan e-commerce

E-commerce sudah sangat berhasil dalam menyediakan pilihan baru bagi perusahaan angkutan dan customer yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ini sudah mempengaruhi keberhasilan setiap bisnis transportasi, dan masih terus memimpin sebagai pendorong pertumbuhan industri. Penjualan dan pengiriman pun dengan cepat meningkat.

Pertumbuhan berkelanjutan melalui e-commerce akan menjadi signifikan untuk semua perusahaan pengiriman dan ritel.

Globalisasi

Ketika bisnis tumbuh lebih besar, dunia menjadi semakin kecil.

Globalisasi adalah hasil dari ekspansi cepat perusahaan di seluruh dunia, integrasi teknologi dalam infrastruktur perusahaan, proliferasi produk yang berbeda, dan tekanan biaya dalam logistik.

Tren berbeda yang dimanfaatkan oleh globalisasi dan industri logistik akan jauh lebih rumit dengan pertumbuhannya yang cepat.

Cloud

Operasi berbasis cloud sudah menyederhanakan supply chain management dari skala kecil menjadi bisnis yang komprehensif.

Ini pada dasarnya menyempurnakan kontrol dan visibilitas dalam supply chain.

Ini adalah solusi yang kuat karena supply chain melibatkan big data untuk mengoperasikan manajemen dan pelacakan yang efisien.

Itu sudah membuat perusahaan kecil hingga menengah bersaing di industri logistik tanpa kerumitan server dan aplikasi di tempat.

Selain itu, perusahaan meningkatkan layanan mereka karena solusi berbasis cloud memungkinkan customer untuk menggunakan berbagai opsi dan fungsi yang mereka butuhkan untuk memesan dari layanan multi-channel.

Itu ngga menghilangkan fakta kalau industri logistik sangat rumit.

Supplier, pengecer, profesional, dan perusahaan sama-sama memusatkan perhatian mereka pada peningkatan layanan mereka kepada customer, membuat lebih banyak pilihan bagi customer dan berinovasi baik proses bisnis maupun aplikasi teknologi.

Cuma dibutuhkan semangat kewirausahaan dari pikiran yang hebat untuk mengatur organisasi tetap di jalur yang benar.

Mengenali potensi pendorong pertumbuhan ini akan membuka peluang dan kemungkinan baru yang bisa menghasilkan keberhasilan suatu perusahaan.

Bagaimana Anda mengelola logistik secara efisien?

Perencanaan yang tepat

Struktur perencanaan yang baik adalah dasar dari setiap proses manajemen.

Perencanaan merangkum banyak faktor, seperti procurement barang, fasilitas penyimpanan, dan pengiriman produk ke lokasi yang tepat.

Waktu, transportasi, dan biaya adalah faktor lain yang merupakan bagian penting dari struktur perencanaan.

Operator supply chain harus dilengkapi untuk merancang diagram alir untuk seluruh operasi.

Output maksimum pada input minimum adalah mantra efisiensi.

Perencanaan yang baik bertujuan untuk mencapai pekerjaan yang maksimal dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, dan pada saat yang sama, perencanaan bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan.

Ketika menyusun rencana manajemen logistik yang baik dan efektif, manajer yang berpengalaman adalah aset karena mereka mampu merencanakan dan mempersiapkan keadaan yang ngga terduga juga.

Situasi ngga terduga ini bisa dikaitkan dengan dan melibatkan:

  • Produk
  • Ngga tersedianya transportasi
  • Setiap masalah internal dalam organisasi
  • Riset dan pemilihan freight yang benar

Rencana darurat Anda perlukan untuk mengatasi situasi darurat, dan harus Anda siapkan untuk menghindari kegagalan logistik.

Semua proses perencanaan logistik menjadi ngga lengkap tanpa adanya rencana darurat.

Otomatisasi

Dalam skenario digital yang bergantung pada teknologi saat ini, otomasi memainkan peran utama dalam meningkatkan efisiensi organisasi.

Juga, otomatisasi merupakan faktor penting dalam optimasi proses bisnis.

Industri logistik dengan cepat menjadi didorong oleh teknologi.

Ada software berharga yang tersedia, yang bisa digunakan dalam proses logistik untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya.

Software proses bisnis, yang menyediakan update tepat waktu mengenai pergerakan barang, bisa diintegrasikan untuk melacak pergerakan, menciptakan transparansi, memberdayakan jaringan keselamatan dan memberikan pengalaman customer yang baik, dan dengan demikian meningkatkan efisiensi proses manajemen.

Melalui software proses bisnis yang melacak pergerakan barang, operator dan klien bisa diberikan perincian mengenai:

  • Barang yang dikirim dari supplier
  • Procurement barang di gudang
  • Pengiriman barang di tempat tujuan

Ini menghemat banyak waktu karena gangguan manual dihilangkan.

Selain itu, sistem pelacakan otomatis menyediakan pelacakan yang akurat, dan dengan demikian membantu dalam meningkatkan manajemen proses secara keseluruhan dan membuat perencanaan logistik menjadi efektif.

Otomatisasi juga membantu dalam mengelola dan mengatur detail akun dan detail karyawan secara akurat, dengan menggunakan software khusus yang dikembangkan untuk tugas ini.

Oleh karena itu, perusahaan logistik harus merangkul teknologi untuk meningkatkan dan meningkatkan produktivitas.

Anda juga pasti suka:

Hargai hubungan

Untuk organisasi mana pun, tim adalah komponen yang paling penting.

Tim bertanggung jawab atas pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan.

Petugas pengiriman, manajer gudang, setiap orang punya peran dan kepentingan yang pasti, dan semuanya harus sempurna di bidang pekerjaan masing-masing.

Untuk memastikan efisiensi kerja, penting untuk Anda berinvestasi dalam pelatihan karyawan yang tepat.

Workshop pelatihan reguler membantu karyawan tetap update dengan tren terbaru dalam industri logistik.

Ini membantu dalam meningkatkan dan meningkatkan efisiensi kerja dan manajemen, dan juga memperkaya pengalaman customer, dan memastikan kepuasan customer.

Kadang-kadang rencana menjadi serba salah dan hal-hal ngga berjalan sesuai dengan rencana.

Situasi seperti itu perlu Anda tangani dengan bijaksana, tanpa panik.

Pada saat-saat seperti itu, orang yang bisa diandalkan, yang bisa menyelesaikan masalah yang sulit dengan efisiensi maksimal sangat dibutuhkan.

Oleh karena itu, ngga diragukan lagi, seorang manajer logistik yang dilengkapi dengan keterampilan interpersonal yang sempurna merupakan aset penting bagi organisasi.

Merupakan keuntungan tambahan kalau manajer punya kontak otoritatif di industri karena ini membuka peluang bisnis bagi perusahaan.

Manajemen gudang

Manajemen gudang yang baik merupakan bagian integral dari manajemen logistik yang efektif. Struktur dan perencanaan operasi gudang bervariasi tergantung jenis barang yang mereka tangani.

Barang yang gampang rusak, seperti produk susu, membutuhkan fasilitas pendingin. Biji-bijian disimpan di lingkungan yang bebas kelembaban.

Demikian pula, spesifikasi operasi dan manajemen gudang tergantung pada jenis produk dan barang.

Penting bagi perusahaan logistik untuk mengembangkan inventory gudang yang akurat untuk memastikan kalau cuma ada pemborosan barang yang minimal.

Penting juga untuk memaksimalkan kapasitas penyimpanan gudang.

Kolom penyimpanan vertikal adalah cara yang bagus untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang penyimpanan dan sangat direkomendasikan.

Ketika ada penyimpanan massal, menemukan produk bisa menjadi kacau dan memakan waktu.

Aplikasi software untuk mengurutkan produk sangat berharga karena secara efektif dan efisien menempatkan produk saat dibutuhkan, tanpa keterlambatan.

Aplikasi software dan operasi gudang lainnya membutuhkan penanganan yang terampil. Oleh karena itu, semua staf gudang harus dilatih dengan baik untuk operasi gudang.

Transportasi yang efisien

Manajemen departemen transportasi yang efisien bisa membantu mengurangi biaya perusahaan logistik, dan membuatnya lebih hemat biaya.

Departemen transportasi bisa diubah untuk pengiriman produk yang lebih cepat, jadi lebih hemat waktu.

Untuk manajemen dan operasi transportasi yang efisien, penting untuk:

  • Menentukan rute pengiriman terbaik. Perusahaan logistik harus memilih rute paling pendek, tapi paling aman. Ini adalah akan berarti dua hal, yaitu hemat biaya dan hemat waktu.
  • Buat kemasan hemat biaya yang memastikan investasi rendah dan keamanan barang tetap terjaga. Pengemasan yang dioptimalkan yang membutuhkan lebih sedikit volume dan ngga menambah berat paket, adalah penting.

Ukur dan improvisasi

Untuk optimalisasi jaringan logistik yang lengkap, integrasi pengukuran, analisis, dan umpan balik sangat penting.

Setiap kali strategi baru diterapkan dalam sistem, output perlu diukur. Hal ini penting karena mengindikasikan keberhasilan atau kegagalan strategi tersebut.

Alat ukur dan aplikasi software yang dengan gampang menentukan dan mengklasifikasikan informasi, sesuai kebutuhan, merupakan aset dan penting untuk efisiensi manajemen logistik.

Perencanaan masa depan sangat bergantung pada informasi yang Anda ukur, karena membantu menentukan tindakan di masa depan, peningkatan, koreksi, dll.

Metrik yang terkait dengan operasi yang berbeda harus Anda analisis secara menyeluruh. Metrik tersebut meliputi:

  • Metrik cycle time
  • Metrik biaya, dan
  • Metrik layanan

Ide dan saran dari karyawan harus Anda catat secara berkala untuk membantu menghasilkan kumpulan ide, dan pada saat yang sama, mengungkapkan segala kekurangan dalam sistem.

Umpan balik adalah masukan yang bagus dan membantu dalam berimprovisasi.

Kesimpulan

Untuk melakukan manajemen logistik yang efektif dan efisien, hal pertama yang harus Anda pahami adalah apa tujuan yang mendasari aktivitas tersebut.

Anda harus paham apa saja yang termasuk dalam aktivitas logistik dan bagaimana mengelolanya.

Ingat selalu 7R dari logistik.

Teruslah meningkatkan kinerja logistik Anda dengan beberapa hal yang sudah saya sampaikan di atas untuk membuat bisnis Anda tetap kompetitif, baik itu berupa perencanaan yang tepat, otomatisasi, efisiensi transportasi, atau yang lainnya.

Semoga bermanfaat!

“Bagikan artikel ini pada tim atau rekan Anda supaya mereka juga bisa mendapatkan manfaatnya. Pastikan juga Anda bergabung dengan scmguide telegram channel untuk mendapatkan artikel-artikel penting seputar supply chain management lainnya karena bakal banyak lagi yang akan saya bagikan di channel tersebut. Semoga bermanfaat!”

Dicky Saputra

Supply chain practitioner with 16 years of working experience. I help companies improve their end to end supply chain performance. You can contact me on: Email: dicky.scmguide@gmail.com Linkedin: https://www.linkedin.com/in/dickysaputra

View all posts by Dicky Saputra →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: